MELALUI KETERAMPILAN TRADISIONAL, LAPAS LABUHAN RUKU GELAR PEMBINAAN MANDIRI TENUN SONGKET BERSAMA WARGA BINAAN

 

Batu Bara – Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Labuhan Ruku terus menunjukkan komitmennya dalam mengoptimalkan program pembinaan kemandirian bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP). Sebagai bentuk upaya pelestarian budaya lokal sekaligus pembekalan keahlian bernilai ekonomi tinggi, Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku secara aktif menyelenggarakan kegiatan pembinaan keterampilan Tenun Songket bagi para warga binaan pada Senin (03/08/2026).

Kegiatan pembinaan yang berpusat di ruang bimbingan kerja (Bimker) Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku ini berlangsung dengan penuh semangat dan ketelitian. Berdasarkan landasan hukum Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, program ini dirancang untuk mengasah kreativitas serta memberikan modal keterampilan praktis agar para warga binaan memiliki daya saing dan kesiapan mandiri saat kembali ke tengah masyarakat kelak.

Melalui pendampingan berkelanjutan dari instruktur dan petugas pembinaan, para warga binaan diajarkan berbagai tahapan pembuatan kain tenun songket khas daerah, mulai dari penyusunan benang, pemilihan pola motif, hingga teknik menenun secara manual. Kegiatan ini tidak hanya ditujukan untuk menghasilkan produk tekstil berkualitas tinggi, tetapi juga menjadi sarana melatih kesabaran, kedisiplinan, dan rasa bangga terhadap warisan kebudayaan daerah.

“Program pembinaan tenun songket ini merupakan bentuk komitmen nyata Lapas Kelas IIA Labuhan Ruku dalam membekali warga binaan dengan keterampilan yang produktif dan bernilai jual. Kami berharap melalui keahlian menenun ini, para warga binaan tidak hanya mampu melestarikan warisan budaya lokal, tetapi juga memiliki modal ekonomi yang kuat untuk membuka peluang usaha secara mandiri setelah selesai menjalani masa pidana,” tegas Kalapas Kelas IIA Labuhan Ruku.

banner 300x250

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *