Pemkab Asahan Dorong Peningkatan Kualitas Pendidikan, Targetkan Siswa Siap Bersaing Nasional

Asahan , 20 JUNI 2026 – Pemerintah Kabupaten Asahan melalui Dinas Pendidikan menggelar Rapat Koordinasi (Rakor) Besar Peningkatan Kualitas Pendidikan yang dihadiri oleh para kepala sekolah, pengawas sekolah, dan perwakilan komite sekolah se-Kabupaten Asahan pada hari Senin (20/06/2026) di Aula Utama Kantor Bupati Asahan. Rakor yang berlangsung sejak pukul 08.00 WIB ini bertujuan menyelaraskan langkah strategis dalam meningkatkan mutu pendidikan dari tingkat dasar hingga menengah di seluruh wilayah Kabupaten Asahan.

Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Asahan, Dra. Siti Nurhaliza, M.Pd menyampaikan bahwa program peningkatan kualitas pendidikan tahun ini akan fokus pada peningkatan kapasitas guru, pengembangan sarana prasarana sekolah, dan optimalisasi penggunaan teknologi dalam pembelajaran. Sebanyak 100 sekolah terpilih menjadi prioritas sasaran program ini, yang meliputi 60 sekolah dasar dan 40 sekolah menengah yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Asahan. “Kita berkomitmen untuk menjadikan pendidikan sebagai pijakan utama kemajuan daerah, sehingga setiap anak di Kabupaten Asahan mendapatkan hak akses pendidikan yang berkualitas,” ujarnya.

Acara ini juga dihadiri oleh Bupati Asahan yang secara langsung memberikan arahan terkait pentingnya kolaborasi antara pemerintah, sekolah, dan masyarakat dalam mendukung program pendidikan. Bupati menyatakan bahwa pemerintah daerah telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp 50 Miliar untuk pelaksanaan berbagai kegiatan peningkatan kualitas pendidikan tahun ini. Dana tersebut akan digunakan untuk pelatihan guru, pembelian buku pelajaran, renovasi ruang kelas, serta pembangunan laboratorium komputer dan bahasa di sekolah-sekolah sasaran.

Selain membahas rencana pelaksanaan program, dalam rakor ini juga dibahas mekanisme pemantauan dan evaluasi yang akan dilakukan secara berkala untuk memastikan setiap kegiatan berjalan sesuai target yang telah ditetapkan. Para peserta juga diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi di lapangan, mulai dari keterbatasan sarana prasarana hingga tantangan dalam mengelola pembelajaran di era digital. Beberapa usulan dari peserta juga akan dijadikan masukan dalam menyempurnakan program yang akan dilaksanakan.

Pihak Dinas Pendidikan menyampaikan bahwa pelaksanaan program akan dimulai pada awal Juli 2026 dengan tahap pertama berupa pelatihan bagi guru-guru di sekolah sasaran. Selain itu, akan dilakukan pendataan menyeluruh terkait kondisi sarana prasarana sekolah untuk menentukan prioritas perbaikan yang paling mendesak. “Kami berharap dengan adanya program ini, indeks prestasi belajar siswa di Kabupaten Asahan dapat meningkat signifikan dan menghasilkan generasi muda yang kompeten serta siap bersaing di tingkat nasional maupun internasional,” pungkas Kepala Dinas Pendidikan. (red)

banner 300x250

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *