Batu Bara – PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) adalah BUMN Indonesia yang bergerak di bidang peleburan dan hilirisasi aluminium, didirikan pada tahun 1976, berlokasi di Kuala Tanjung, Sumatera Utara, PT Inalum merupakan produsen aluminium satu-satunya di Indonesia dengan kapasitas 250.000 ton/tahun dan satu-satunya di Asia Tenggara. Kini, PT Inalum merupakan anggota Holding Industri Pertambangan Indonesia (MIND ID).
Dalam lanskap industri modern, keberhasilan perusahaan tidak lagi hanya diukur dari pertumbuhan ekonomi dan profit, tetapi juga dari tanggung jawab terhadap lingkungan, sosial, dan tata kelola. Konsep ESG (Environmental, Social, and Governance) menjadi kerangka penting yang mendorong perusahaan untuk beroperasi secara berkelanjutan, etis, dan tetap kompetitif.
ESG semakin relevan seiring meningkatnya perhatian global terhadap isu perubahan iklim, ketimpangan sosial, dan transparansi, sehingga menjadi bagian strategis dalam menjaga daya saing di pasar internasional.
Namun, implementasi ESG di Indonesia masih menghadapi berbagai tantangan, mulai dari ketergantungan industri pada energi fosil, tingginya biaya investasi teknologi ramah lingkungan, hingga keterbatasan infrastruktur energi terbarukan. Di sisi lain, perusahaan juga dituntut untuk memberikan dampak sosial yang nyata serta menerapkan tata kelola yang transparan dan akuntabel.
Untuk menjawab tantangan ini, pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menghadirkan program Program Penilaian Peringkat Kinerja Perusahaan dalam Pengelolaan Lingkungan Hidup (PROPER).
Hal ini menjadi instrumen strategis dalam menilai kinerja lingkungan perusahaan melalui sistem peringkat warna, sekaligus mendorong dunia industri untuk melampaui kepatuhan (beyond compliance).
Seiring perkembangannya, PROPER juga semakin selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs), dengan menilai aspek lingkungan, sosial, dan tata kelola secara lebih komprehensif.
Sejak tahun 2022, PT Inalum telah 4 kali mendapatkan PROPER Emas dan 3 kali mendapatkan PROPER Hijau dengan rincian ;
PROPER EMAS
• Pabrik Peleburan tahun 2022.
• Unit PLTA tahun 2023.
• Pabrik Peleburan tahun 2024.
• Pabrik Peleburan tahun 2025.
PROPER HIJAU
• Unit PLTA tahun 2022.
• Pabrik Peleburan tahun 2023.
• Unit PLTA tahun 2024.
• Unit PLTA tahun 2025.
Capaian PT Indonesia Asahan Aluminium dalam meraih PROPER Emas dan Hijau secara konsisten tidak terlepas dari implementasi program ESG yang terintegrasi di seluruh lini bisnis.
Dari aspek lingkungan, PT Inalum secara konsisten meningkatkan pengelolaan limbah, efisiensi energi, dan pengurangan emisi karbon dalam operasionalnya. Upaya ini tidak hanya memenuhi standar PROPER, tetapi juga mencerminkan komitmen kuat perusahaan terhadap praktik bisnis yang berkelanjutan.
Dari sisi sosial, PT Inalum menjalankan program TJSL yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional, meliputi pengembangan UMKM, pendidikan, kesehatan, hingga pelestarian lingkungan. Inisiatif ini bertujuan menciptakan nilai tambah sekaligus memperkuat hubungan harmonis dengan pemangku kepentingan.
Sementara dari aspek tata kelola, PT Inalum terus memperkuat transparansi dan akuntabilitas melalui pelaporan keberlanjutan serta penerapan good corporate governance. Hal ini menegaskan bahwa ESG menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk meningkatkan daya saing di tingkat nasional maupun global.
Dalam satu kesempatan, Ka-Grup Layanan Strategis PT Inalum, Daniel Hutahuruk Menyampaikan bahwa Komitmen ESG bagi PT Inalum bukan sekadar kepatuhan terhadap regulasi, tetapi merupakan fondasi dalam menjalankan bisnis yang berkelanjutan.
“Kami percaya bahwa kinerja operasional harus berjalan selaras dengan tanggung jawab terhadap lingkungan, pemberdayaan masyarakat, serta tata kelola yang transparan. Melalui inovasi dan kolaborasi, kami terus berupaya menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan,”katanya.
Senada, Direktur Utama PT Inalum, Melati Sarnita menyampaikan PT Inalum berkomitmen menjalankan industri peleburan aluminium berkelanjutan melalui modernisasi teknologi, efisiensi energi, dan penguatan rantai pasok. Upaya ini merupakan bagian yang dari penerapan industri hijau yang peduli dengan masyarakat. Bersama pemangku kepentingan kami berkomitmen memberikan kontribusi yang berkelanjutan untuk masyarakat.







