CURUP – Dalam rangka menjaga keamanan dan ketertiban selama bulan suci Ramadhan, Tim Satgas Satops Patnal dari Kantor Wilayah (Kanwil) Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Bengkulu melaksanakan razia blok hunian di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Curup, Senin (02/03/2026) malam.
Kegiatan dimulai pukul 21.30 WIB dan dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Pelayanan dan Pembinaan Kanwil, Soetopo Berutu. Turut hadir dan mendampingi dalam kegiatan tersebut adalah Kepala Bidang Pembimbing Kemasyarakatan Irman Jaya, Ketua Tim Keamanan Adriansyah, serta anggota Satgas Satops Patnal lainnya.
Dalam kegiatan ini, tim melakukan penggeledahan secara acak di beberapa blok, termasuk blok Pidum, Tipikor, Tamping, dan Blok khusus wanita. Penggeledahan langsung dipimpin oleh petugas wanita dari Kanwil dan Lapas Curup sebagai langkah preventif guna memastikan tidak ada barang-barang terlarang di dalam kamar Warga Binaan Pemasyarakatan.
“Ini merupakan upaya deteksi dini dan pencegahan terhadap peredaran narkoba dan barang terlarang lainnya di lingkungan Lapas. Selain menjaga keamanan, kegiatan ini juga bagian dari implementasi standar operasional prosedur untuk menciptakan suasana aman, tertib, dan kondusif selama Ramadhan,” ujar Soetopo Berutu.
Selama razia berlangsung, petugas tidak menemukan narkotika maupun handphone, tetapi menyita sejumlah barang seperti korek api, paku, pisau cukur, dan sikat gigi kristal yang berpotensi mengganggu keamanan dan ketertiban. Barang-barang tersebut kemudian dimusnahkan sesuai prosedur.
Kegiatan razia berlangsung tertib, lancar, dan aman. Hasilnya, situasi di Lapas Curup saat ini tetap aman dan kondusif, mendukung upaya pembinaan dan peningkatan keamanan selama bulan Ramadhan.
Kepala Kanwil Kemenkumham Bengkulu, Haposan Silalahi, menyatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen untuk mewujudkan lingkungan pemasyarakatan yang bersih dari narkoba dan praktik ilegal lainnya. “Kami akan terus rutin melakukan razia serta pengawasan ketat untuk memastikan tidak ada celah bagi peredaran barang terlarang, dan memastikan lingkungan lapas kondusif bagi seluruh warga binaan,” tegasnya.
Kegiatan ini menjadi cerminan komitmen perpaduan antara aparat dan seluruh stakeholders dalam menciptakan lapas yang bersih, aman, dan maju.
Sumber Humas Ditjenpas Bengkulu







