Tempat Hiburan Brewzy di Perdagangan Simalungun Resahkan Warga, Ketua YLBH-CNI Minta Kapolda Sumut Tindaklanjuti

Simalungun, 21 April 2026 – Keberadaan tempat hiburan malam Brewzy di Kelurahan Perdagangan Kecamatan Bandar membuat masyarakat resah dan mengajukan permintaan agar Kapolda Sumatera Utara segera menyikapi kondisi tersebut. Ketua Yayasan Lembaga Bantuan Hukum Cakra Nusantara Indonesia (YLBH-CNI) Simalungun, Surianto, bersama warga mengungkapkan kekhawatiran serius terkait dampak negatif yang mungkin ditimbulkan bagi generasi muda.

Menurut Surianto, para pedagang dan warga sekitar telah lama mengungkapkan kekhawatiran terhadap tempat hiburan malam tersebut. Mereka merasa sangat resah karena khawatir anak-anak mereka akan terjebak dalam dunia yang tidak diinginkan akibat pengaruh dari aktivitas yang berlangsung di tempat tersebut.

Read More
banner 300x250

“Tempat hiburan malam Brewzy ini dapat merusak generasi pemuda dan pemudi di kawasan Perdagangan, serta hal ini berpotensi merusak moral bagi masyarakat secara luas,” jelasnya. Sebagai warga Perdagangan sekaligus Ketua YLBH-CNI Simalungun, ia menegaskan bahwa keberadaan tempat hiburan tersebut memberikan dampak negatif yang signifikan bagi perkembangan remaja di wilayah tersebut.

Surianto menekankan bahwa langkah yang paling tepat adalah dengan menutup tempat hiburan malam Brewzy. Ia berharap pihak berwenang tidak hanya melakukan pemeriksaan terhadap izin operasional, namun juga mengkaji aktivitas yang berjalan untuk memastikan tidak ada hal yang mengganggu ketertiban dan moral masyarakat.

“Kita berharap Kapolda Sumatera Utara dan pihak terkait dapat segera melakukan pemeriksaan terhadap izin operasional serta aktivitas yang berjalan di tempat hiburan ini, agar masyarakat dapat merasa aman dan generasi muda kita terjaga dari hal-hal yang tidak diinginkan,” tambahnya.

 

Sumber : Tokoh Masyarakat Surianto

Ditulis oleh: Rista Yuniar Lubis

banner 300x250

Related posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *